Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

Berbisnis Dengan Teman Dan Keluarga? Cek 5 Aturan Penting Ini

Berbisnis Dengan Teman Dan Keluarga? Cek 5 Aturan Penting Ini

Saya mengkosolidasi bisnis keluarga menjadi empat pilar yaitu properti, produk industri, energi dan produk kemasan. Karena resiko berbisnis dengan keluarga, sahabat maupun orang dekat pun tidak tanggung tanggung, hubungan silaturahmi pun bisa merenggang apabila bisnis yang dijalankan tidak sesuai rencana. Hubungan saling percaya adalah salah satu aset paling berharga dari bisnis keluarga. Dengan tidak adanya komunikasi, orang akan menarik kesimpulan sendiri – yang seringkali negatif. Meski begitu kamu perlu memperhatikan beberapa hal ini, Pertama, komunikasi menjadi hal terpenting.

Banyak banget lho yang bisa kamu kembangkan untuk menjalankan bisnis di bidang makanan ini. Lebih lengkapnya ada beberapa #taktikcerdik ini bisa kamu contek supaya bisa melanjutkan bisnis keluarga biar lancar jaya. Bagi Anda yang ingin membangun bisnis keluarga, tahukah anda harus memulai dari mana? Tentu Anda tahu jika bisnis keluarga bisa gagal jika tidak dimulai atau dikelola dengan baik.

Cara berbisnis dengan keluarga

Tanggung jawab pengelola bisnis keluarga ternyata cukup berat, namun bukan berarti Anda tidak bisa menjadikan bisnis keluarga menjadi sukses di masa depan. Ida ingin memberi bekal masa depan untuk keempat anaknya dengan menanamkan jiwa usaha dalam diri anak-anaknya, kini dua dari keempat anaknya pun memiliki toko di Lazada. Ia ingin anak-anaknya turut merasakan proses pertumbuhan usaha yang ia mulai dari nol. Melihat usahanya semakin berkembang, kini Ida berani menyediakan barang prepared inventory dibantu kedua anaknya yang kini sudah tamat kuliah. Studi Lazada tentang “Percepatan Ekonomi Digital Indonesia Melalui eCommerce” yang diluncurkan belum lama ini mengungkapkan baru 13% UMKM yang sudah terdigitalisasi.

Tweet Share Share Email CommentsPernahkan terlintas dalam benak Rekan Indopreneurs untuk memulai bisnis keluarga? Membangun bisnis tidak harus dimulai seorang diri, apalagi jika memiliki orang-orang terbaik yang bisa dipercaya. Bisnis keluarga mungkin dapat menjadi salah satu pilihan bisnis yang layak dipertimbangkan bagi anda yang masih belum terlalu lama berkecimpung dalam dunia bisnis. Dibandingkan membangun bisnis bersama orang lain yang belum tentu dapat dipercaya, berbisnis dengan keluarga sendiri mungkin menjadi pilihan yang relatif aman dilakukan.

Sebelum melanjutkan bisnis keluarga, ketahui hal ini terlebih dahulu seperti dikutip dari Cermati.com. Prinsip melatih dan mempercayakan tanggung jawab bisnis kepada pewaris atau putera mahkota secara bertahap harus dilakukan. Persiapan yang panjang akan terbukti berdampak positif ketika pendiri bisnis, misalnya, mendadak meninggal dunia. Sang pewaris sudah dalam kondisi siap untuk melanjutkan tongkat kepemimpinan bisnis keluarga. Risiko dari pengumuman suksesi yang mendadak adalah ketidaksepakatan di antara anggota dinasti keluarga bisnis. Ini bisa menimbulkakn perpecahan yang seketika memutuskan bisnis keluarga yang telah lama dibangun dan dijaga.

Dengan tunjangan dan gaji tetap yang didapatkannya, ditambah lagi dengan uang pensiun, orang tua akan lebih lega dengan kehidupan anaknya yang terjamin. Bisnis.com, JAKARTA – Bekerja dengan anggota keluarga atau memperkerjakan mereka di perusahaan Anda, bisa menjadi cara yang bagus untuk tumbuh lebih dekat dan menguntungkan bisnis Anda. Isu lain yang dihadapi bisnis keluarga dan sedikit sulit untuk dihadapi adalah tingkat turnover yang tinggi. Jika Anda merekrut anggota keluarga, pastikan itu tidak akan memengaruhi hubungan yang Anda miliki dengan anggota staf Anda yang lain. Perlakukan kerabat dengan standar yang sama dengan karyawan non-keluarga. Tak jarang ikatan persaudaraan rusak karena ketidakjelasan dalam pembagian keuntungan.

Comments are closed.